School Info
Sunday, 20 Sep 2026
Ahlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
Ahlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak MuliaAhlan wa sahlan... Selamat datang di Pondok Pesantren DOAQU – Mencetak Generasi Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
5 September 2026

KAJIAN MASJID KAUMAN-BERBUAT BAIK KEPADA ORANG KAFIR

Sat, 5 September 2026 Read 8x

BERBUAT BAIK KEPADA ORANG KAFIR

02/09/26

 

KHUTBAH PERTAMA

ISLAM MENGAJARKAN BERBUAT BAIK, TANPA KEHILANGAN PRINSIP

 

Terinspirasi dari Fasal الإحسان إلى الكفار dalam kitab Syajaratul Ma‘arif

 

Jamaah Jumat rahimakumullah,

 

Salah satu keindahan Islam yang sering tidak kita sadari adalah bahwa Islam mengajarkan kita untuk tetap menjadi manusia yang baik, bahkan kepada orang yang berbeda agama dengan kita.

 

Berbeda keyakinan tidak otomatis berarti boleh berbuat zalim.

 

Berbeda agama tidak berarti kita boleh kehilangan adab.

 

Dan menjaga akidah tidak berarti kita harus kehilangan akhlak.

 

Allah Ta’ala berfirman:

 

> ﴿لَا يَنْهَاكُمُ اللهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ، وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ، أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ﴾

 

“Allah tidak melarang kalian berbuat baik kepada orang-orang yang tidak memerangi kalian karena agama dan tidak mengusir kalian dari negeri kalian, untuk berbuat baik kepada mereka dan berlaku adil kepada mereka.”

 

 

Perhatikan dua kata yang digunakan Allah:

 

أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ

 

“Berbuat baik kepada mereka dan berlaku adil kepada mereka.”

 

Bukan hanya tidak mengganggu.

 

Tetapi berbuat baik.

 

Bukan hanya tidak menzalimi.

 

Tetapi berlaku adil.

 

Artinya, akhlak seorang Muslim tidak boleh bergantung pada apakah orang lain seagama dengannya atau tidak.

 

 

Jamaah rahimakumullah,

 

Kadang-kadang kita mudah berbuat baik kepada orang yang baik kepada kita.

 

Mudah tersenyum kepada orang yang tersenyum kepada kita.

 

Mudah membantu orang yang pernah membantu kita.

 

Tetapi ukuran akhlak bukan ketika kita berhadapan dengan orang yang kita sukai.

 

Ukuran akhlak terlihat ketika kita berhadapan dengan orang yang berbeda dengan kita.

 

Di sinilah Islam mendidik kita.

 

Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi tidak boleh berbeda dalam prinsip keadilan.

 

Kita boleh berbeda agama, tetapi tetap memiliki kewajiban menjaga hubungan kemanusiaan.

 

Kita tidak boleh mencampuradukkan akidah, tetapi kita juga tidak boleh menjadikan perbedaan akidah sebagai alasan untuk berbuat zalim.

 

 

 

Allah memberikan contoh yang sangat indah dalam kisah Luqman.

 

Allah berfirman:

 

> ﴿وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا، وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا﴾

 

“Jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak kamu ketahui, maka janganlah kamu menaati keduanya. Namun tetaplah engkau mempergauli keduanya di dunia dengan cara yang baik.”

 

Jamaah yang dimuliakan Allah,

 

Ayat ini luar biasa.

 

Orang tua mengajak kepada kesyirikan, kita tidak boleh mengikutinya.

 

Tetapi setelah itu Allah tidak mengatakan:

 

“Putuskan hubungan dengan mereka.”

 

Justru Allah berfirman:

 

> وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

 

“Pergaulilah keduanya di dunia dengan cara yang baik.”

 

Di sini kita belajar satu kaidah besar:

 

Tidak semua perbedaan harus berakhir dengan permusuhan.

 

Akidah tetap dijaga.

 

Akhlak tetap dipelihara.

 

Prinsip tetap berdiri.

 

Hubungan kemanusiaan tetap dijaga.

 

 

 

Jamaah rahimakumullah,

 

Nabi ﷺ juga mengajarkan:

 

> «وَكُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ»

 

 

 

“Setiap kebaikan adalah sedekah.”

 

Kebaikan tidak selalu berbentuk uang.

 

Menolong adalah kebaikan.

 

Memberikan makanan adalah kebaikan.

 

Menjenguk orang yang membutuhkan adalah kebaikan.

 

Menjaga tetangga adalah kebaikan.

 

Bahkan senyum dan perkataan yang baik pun termasuk kebaikan.

 

Karena itu jangan sampai kita menjadi orang yang rajin beribadah, tetapi tetangga merasa tidak aman karena kita.

 

Jangan sampai kita banyak membaca Al-Qur’an, tetapi lisan kita melukai orang lain.

 

Jangan sampai kita berbicara tentang rahmat Allah, tetapi orang di sekitar kita justru tidak pernah merasakan rahmat dari perilaku kita.

 

Islam harus terlihat bukan hanya dari apa yang kita ucapkan, tetapi juga dari bagaimana orang lain merasakan akhlak kita.

 

 

Nabi ﷺ juga bersabda:

 

> «وَفِي كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ»

 

“Pada setiap makhluk yang bernyawa terdapat pahala.”

 

Kalau memberi minum seekor hewan saja bisa menjadi sebab datangnya pahala, bagaimana dengan menolong manusia yang sedang kesusahan?

 

Maka jangan bertanya terlebih dahulu:

 

“Dia agamanya apa?”

 

Ketika seseorang sedang jatuh, angkat.

 

Ketika seseorang lapar, beri makan.

 

Ketika seseorang sakit, bantu.

 

Ketika seseorang tertimpa musibah, tolong.

 

Akhlak seorang Muslim tidak menunggu orang lain menjadi Muslim terlebih dahulu.

 

 

Jamaah rahimakumullah,

 

Ada satu kisah yang sangat menyentuh.

 

Asma’ radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang ibunya yang masih dalam keadaan berbeda agama.

 

Ia berkata:

 

> «يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ أُمِّي جَاءَتْنِي رَاغِبَةً، أَفَأَصِلُهَا؟»

 

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku datang kepadaku dengan mengharapkan kebaikan dariku. Apakah aku tetap menyambung hubungan dengannya?”

 

Nabi ﷺ menjawab:

 

> «صِلِي أُمَّكِ»

 

“Sambunglah hubungan dengan ibumu.”

 

Perhatikan.

 

Nabi tidak mengatakan:

 

“Karena ibumu berbeda agama, maka jauhilah.”

 

Justru:

 

صِلِي أُمَّكِ

 

“Sambunglah hubungan dengan ibumu.”

 

Inilah Islam.

 

Akidah tidak boleh dijual, tetapi akhlak tidak boleh ditinggalkan.

 

 

 

Jamaah yang dirahmati Allah,

 

Kalau prinsip ini kita bawa ke kehidupan hari ini, banyak persoalan sosial sebenarnya bisa diselesaikan.

 

Tetangga berbeda agama?

 

Tetap berbuat baik.

 

Teman kerja berbeda agama?

 

Tetap berlaku adil.

 

Orang yang berbeda keyakinan sedang terkena musibah?

 

Bantu sesuai kemampuan.

 

Tetapi ketika dia mengajak kepada sesuatu yang bertentangan dengan iman kita?

 

Jangan ikuti.

 

Inilah keseimbangan yang diajarkan Islam:

 

Teguh dalam akidah, lembut dalam akhlak.

 

Kuat dalam prinsip, adil dalam hubungan.

 

Tidak mencampuradukkan agama, tetapi juga tidak mengajarkan permusuhan tanpa alasan.

 

 

 

Jamaah rahimakumullah,

 

Dan ada satu tujuan penting yang disebutkan dalam penutup fasal ini:

 

> بِرُّ الْكُفَّارِ الَّذِينَ لَا يُحَارِبُونَ، وَتَأْلِيفُهُمْ عَلَى الْإِسْلَامِ

 

 

 

“Berbuat baik kepada orang-orang kafir yang tidak memerangi kaum Muslimin, dan mengambil hati mereka agar tertarik kepada Islam.”

 

Ini penting.

 

Akhlak yang baik bukan berarti kita kehilangan identitas.

 

Justru akhlak yang baik adalah salah satu jalan memperkenalkan keindahan Islam.

 

Kadang-kadang seseorang tidak tertarik kepada Islam karena kurangnya dalil.

 

Tetapi bisa jadi ia belum pernah melihat akhlak Islam yang hidup dalam diri seorang Muslim.

 

Maka jadilah Muslim yang ketika tetangganya membutuhkan pertolongan, ia datang.

 

Ketika ada orang kesusahan, ia membantu.

 

Ketika berbicara, ia jujur.

 

Ketika berjanji, ia menepati.

 

Ketika berbeda, ia tetap adil.

 

Sehingga orang berkata:

 

“Kalau beginilah akhlak yang diajarkan Islam, sungguh indah agama ini.”

 

Jamaah rahimakumullah,

 

Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk kehilangan kebaikan.

 

Karena seorang Muslim bukan hanya dikenal dari apa yang ia bela,

tetapi juga dari akhlak yang ia tampilkan ketika membela keyakinannya.

Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang kokoh dalam iman, luas dalam akhlak, adil kepada sesama, dan menjadi sebab orang lain mengenal keindahan Islam.

آمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.

 

 

Jika ingin mendapat Informasi kajian :
HUBUNGI ADMIN : 0811-1654-849

This article have

0 Comment

Leave a Comment

 

pondok doaqu